Tulisan Rm. Yohanes Indrakusuma

Misteri Kehadiran Allah

1. kehadiran Kasih

Bila anda hadir seorang diri di tengah-tengah orang banyak, namun tidak dapat berkomunikasi dengan mereka misalnya karena bahasa mereka yang tidak anda kenal, maka anda akan merasa kesepian. Tetapi bila anda hadir di tengah-tengah orang yang anda kenal dan mencintai anda, di tengah-tengah para sahabat, kehadiran itu akan menyenangkan sekali. Yang pertama anda hanya hadir secara fisik di tengah orang banyak, yang kedua anda hadir sebagai sahabat di tengah sahabat. Kehadiran Allah pada manusia dapat dibandingkan dengan contoh kehadiran di atas. Kehadiran Allah ini dapat dibedakan menjadi tiga :

1.1 Sebagai Pencipta

Segala sesuatu yang ada berasal dari Allah dan diciptakan oleh Allah. Sebagai Pencipta, Allah hadir pada setiap makhluk, setiap saat. Seandainya Allah melupakannya sesaat saja, maka ia akan kembali kepada ketiadaan. Karena itu, Allah hadir dalam segala yang diciptakanNya : dalam alam semesta, dalam bunga, pohon, binatang, manusia, pokoknya dalam segala yang ada.

1.2 Kehadiran Karena Rahmat

Di samping kehadiranNya sebagai Pencipta, dalam diri orang beriman, Allah juga hadir karena rahmat. Pada awalnya kehadiran ini, walaupun nyata sekali, belum disadari oleh yang bersangkutan. Maka kehadiran yang tersembunyi, belum ada komunikasi yang nyata dengan Allah.

1.3 Kehadiran Sebagai Sahabat

Bila orang mulai menyadari kehadiran Allah dalam dirinya karena rahmat itu dan mulai mengadakan hubungan pribadi dengan Dia, maka terjalinlah suatu persahabatan dan Allah pun hadir padanya sebagai sahabat. Maka terjalin hubungan cintakasih antara dia dengan Allah. Bila ia setia memupuk persahabatan itu, maka ia pun akan tumbuh dalam pengenalan akan Allah dan hubungan cintakasih itu akan semakin mesra. Semakin hari Allah akan memenuhi hati dan pikirannya, sehingga Allah akan menjadi yang nomor satu dalam hidupnya.

Elisabeth dari Trinitas, seorang biarawati Karmel, menjadi besar di hadapan Allah dan manusia, karena dengan tekun dan serius menghayati misteri kehadiran Allah Tritunggal. Usahanya yang utama adalah senantiasa hidup di hadirat Allah dan menyadari kehadiran itu setiap saat dalam segala aktivitasnya dan karyanya sehari-hari. Ia membiarkan diri dipenuhi oleh kehadiran tersebut. Ia hidup dalam persatuan dengan Allah yang selalu hadir itu dan dengan demikian menemukan surga di dunia ini, karena sesungguhnya surga bukan lain daripada persatuan dengan Allah dalam cintakasih. Surga ialah melihat Allah Tritunggal Maha Kudus atau Trinitas dari muka ke muka (bdk. 1 Kor 13:12 ). Misteri Trinitas adalah misteri terbesar agama Kristen kita, karena dengan kehadiran Trinitas ini kita menjadi kenisah Allah.