header carmelia 01.jpgheader carmelia 02.jpg

Penyembuhan Batin

User Rating:  / 15
PoorBest 

 

Dalam kehidupan sehari-hari,

umumnya orang mengaitkan kata “sehat” hanya dengan kesehatan fisik

Kalau seseorang tidak sakit fisiknya, maka orang itu dikatakan sehat. Tetapi sehat, sebenarnya mencakup baik kesehatan fisik maupun kesehatan mental dan jiwanya, dalam arti orang itu memiliki kepribadian dan kejiwaan yang utuh. Orang yang terganggu kesehatan mental dan jiwanya, kebanyakan juga akan mengalami gangguan pada kesehatan fisiknya. Hal ini sering kurang disadari sehingga banyak orang yang memang sakit secara fisik saja, tetapi penyebabnya adalah hal kejiwaan, hanya berusaha mengobati secara fisik saja, padahal dia membutuhkan pengobatan yang lain.

Kondisi manusia seperti inilah yang banyak dipelajari dalam psikologi, dengan tujuan untuk menolong manusia sendiri mengatasi gangguan-gangguan pada mental dan jiwanya (depresi, selalu merasa takut, cemas, ingin marah terus menerus dan sebagainya).

Beberapa tahun terakhir ini, muncul suatu praktek dalam dunia Kristen yang bertujuan sama dengan psikologi. Bila praktek baru ini dilihat sepintas lalu, maka kita akan menemukan adanya banyak kesamaan dengan Psikologi, entah dalam tujuan, cara, obyek, langkah-langkahnya dan sebagainya. Apakah penyembuhan batin itu? Marilah kita melihat dan mempelajarinya bersama-sama.

Penyembuhan Batin

Penyembuhan Batin adalah suatu cara untuk mengutuhkan kembali dan menyembuhkan seseorang yang mengalami ketidak-sehatan pada jiwanya. Sejak abad yang lampau, kita mengenal Ilmu Psikologi yang juga berbicara dan bertujuan menolong manusia yang mengalami gangguan pada kesehatan mental dan fisiknya. Tetapi kalau kita melihat segala penjelasan dan uraian yang diberikan, terlihat cara-cara yang digunakan hanya dapat menyentuh kulit luar jiwa dan mental orangnya, tidak sampai sungguh menyembuhkan secara utuh jiwa dan mental orang itu. Hal ini didukung oleh berbagai pengalaman orang-orang yang merasakan beda antara penyembuhan sementara melalui Ilmu Psikologi dan penyembuhan yang sesungguhnya melalui penyembuhan batin. Penyembuhan batin memang tidak lepas dan ilmu Psikologi, justru Psikologi sangat membantu dalam penyembuhan batin sejak dan awal di antaranya dapat kita lihat dalam:

Menentukan Sumber Luka Batin

Tidak seperti Psikologi yang hanya berhenti pada luka batin yang menyebabkan gangguan pada jiwa dan mental seseorang, penyembuhan batin berusaha mencari sumber atau akar yang menyebabkan seseorang luka batin. Cara yang dipakai untuk mencari sumber atau akar inilah yang diambil dan metode dalam Ilmu Psikologi. Dalam salah satu teori Psikologi dikatakan bahwa jiwa manusia adalah seperti gunung es di tengah laut. Yang muncul di permukaan air laut adalah bagian jiwa sadar dari manusia. Sedangkan bagian gunung yang tenggelam dalam laut adalah alam bawah sadar manusia yang ternyata lebih besar volumenya daripada jiwa sadarnya. Sumber dan luka batin berasal dan daerah ini. Bagaimana cara mencari sumber luka batin mi? Supaya kita dan pembimbing kita dapat mengetahui sumber luka batin itu, kita harus terbuka, menceritakan semua perasaan yang kita alami, sejak kapan hal itu dirasakan dan pada saat-saat apa serta mengapa ia sampai merasakan hal itu. Pembimbing atau pendamping diandaikan memiliki keahlian dalam mengolah jiwa manusia, walaupun mungkin Ia tidak menyadari dan tidak tahu istilah Psikologi. Bukankah Tuhan mau memakai setiap orang tanpa melihat apakah dia seorang psikolog atau psikiater?

www.carmelia.net © 2008
Supported by Mediahostnet web hosting