Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Senin, 12 Februari 2024

Yak 1:1-11, Mzm 119:67-68.71-72.75-76, Mrk 8:11-13

 

BERTEKUN DALAM IMAN

Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun (Yak 1:4)

    Dua orang bersaudara memiliki kecerdasan yang berbeda. Sang kakak dinilai lebih cerdas oleh orang tuanya, sehingga diberi tanggung jawab lebih dalam mengelola usaha keluarga. Berbeda dengan sang adik yang lebih mengandalkan ketekunan dalam setiap usaha yang dilakukannya. Dengan ber jalannya waktu ternyata usaha sang adik lebih berkem bang. Ini karena ketekunannya untuk bertahan di ten gah-tengah berbagai tekanan dan kesulitan. Iman pun membutuhkan ketekunan. Pada masa Gereja perdana iman dan kesetiaan orang Kristiani kepada Kristus sungguh-sungguh diuji. Ujian dan tantangan iman mereka sangat tidak terba yangkan pada saat ini. Misalnya: dibakar hidup-hidup, dicambuk, digantung, dsb. Mereka menghadapi situasi itu dengan bertekun dalam iman. Mereka lulus dari berbagai pencobaan dan menjadi orang kristen yang utuh. Sebagai orang Kristiani, kita pun kerapkali diha dapkan dengan berbagai situasi sulit yang menguji iman kita. Rasul Paulus mengatakan bahwa penderi taan yang kita alami sekarang tidak dapat dibanding kan dengan kemuliaan yang akan datang yang akan kita terima (bdk. Rm 8:18).

Sr. M. Laura P.Karm

www.carmelia.net © 2008
Supported by Mediahostnet web hosting