header carmelia 01.jpgheader carmelia 02.jpg

Roh Kudus, Api yang Membakar

User Rating:  / 10
PoorBest 

2.  Roh Kudus: Jiwa dan Penggerak Gereja

Sebelum meninggalkan para murid Tuhan Yesus telah menjanjikan Roh Kudus. Ia tidak meninggalkan para murid sebagai yatim piatu, tetapi Ia akan mengutus Roh Kudus sendiri kepada mereka (bdk. Yoh 14:15-17). Kemudian setelah kebangkitan-Nya Ia juga menegaskan kembali janji-Nya itu kepada para murid dan Dia menghimbau agar supaya mereka tidak meninggalkan Yerusalem, melainkan menantikan janji Bapa. "Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus. Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi" (Kis 1:5.8). Pencurahan Roh Kudus ke atas para murid menjadikan mereka mampu menjadi saksi-saksi Kristus sampai ke ujung bumi.

Pada hari Pentakosta Roh Kudus dicurahkan ke atas para murid dan mereka menjadi manusia-manusia baru. Perubahan yang terjadi dalam diri mereka memang sangat menyolok. Sesudah kebangkitan mereka masih sering berkumpul di tempat tertutup karena mereka takut kepada orang Yahudi, namun sesudah Pentakosta mereka tampil dengan berani. Bahkan ketika diancam supaya mereka tidak lagi mewartakan nama Yesus, mereka bahkan minta keberanian untuk tetap memberikan kesaksian tentang Yesus Kristus (bdk. Kis 4:27-31). Kehadiran Roh Kudus memberikan efektifitas kepada pelayanan para rasul, sehingga ketika Petrus berkhotbah, setelah dipenuhi Roh Kudus, 3000 orang bertobat. Setelah itu para rasul memberikan kesaksian dengan berani, sehingga Injil dengan cepat tersebar ke mana-mana.

Kemudian Roh Kudus memimpin perkembangan Gereja. Ia memberikan kuasa dan keyakinan kepada para murid Yesus. Stefanus dipenuhi Roh Kudus dan dengan berani memberitakan Injil, yang disertai dengan tanda-tanda dan mukjizat (bdk. Kis 6:8). Orang-orang berbantah dengan Stefanus, tetapi mereka tidak dapat melawan hikmatnya dan Roh Kudus yang mendorongnya berbicara (bdk. Kis 6:9-10). Roh Kudus juga memimpin para murid Yesus dan mereka itu menjadi begitu peka terhadap bimbingan-Nya. Mereka bergaul begitu mesra dengan Dia, sehingga Dialah yang memimpin kehidupan dan karya mereka secara begitu nyata. Ia membimbing Filipus untuk mendekati kereta sida-sida dari Etiopia (lh. Kis 8:29). Ia menyuruh Petrus untuk ikut dengan orang suruhan Kornelius serta memberitakan Injil kepada Kornelius dan keluarganya (lih. Kis 10:19-20). Roh Kudus juga mengutus Paulus dan Barnabas secara eksplisit (lih. Kis 13:2.4). Dia juga mencegah Paulus dan Barnabas pergi ke Bitinia (lih. Kis 16:6-7). 

www.carmelia.net © 2008
Supported by Mediahostnet web hosting