Print
Hits: 6289

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Sejak tahun 1997 sampai saya disembuhkan oleh Tuhan tahun 2003, kurang lebih enam tahun saya menderita kelainan jantung dan darah kental. Menurut dokter, kelainan darah yang mengental ini menyebabkan gangguan jantung yang cukup parah. Dokter menyarankan agar darah kental saya disedot dua minggu sekali. Sebab apabila tidak disedot akan sangat berbahaya, karena sewaktu-waktu denyut jantung akan berhenti dan akan menyebabkan kematian. Penyedotan darah kental ini sudah saya jalani selama tiga tahun, untuk mengurangi beban, agar jangan sampai darah itu membeku. Meskipun setiap dua minggu sekali saya ke dokter dan minum obat dokter setiap hari, namun tidak ada tanda-tanda kesembuhan.

Dengan pasrah saya menerima pencobaan dan penderitaan ini. Banyak usaha yang saya lakukan, seperti ke dokter, berdoa novena tiga kali salam Maria, novena hati kudus Yesus. Sebagai manusia biasa saya merasakan doa-doa tersebut belum ada tanda-tanda dikabulkan. Ada banyak pertolongan lain yang saya coba, tetapi tetap saja belum ada tanda kesembuhan, penyakit ini tetap, tidak ada perubahan. Bila malam hari tiba, tidak bisa tidur, susah bernafas, seakan-akan ada sesuatu yang menekan di depan dan belakang dada saya.

Pada tanggal 25 Pebruari 2003, saya mendapat kabar dari anak saya, bahwa Romo Yohanes akan datang ke Manado untuk mengadakan MISA PENYEMBUHAN. Anak saya menelepon “papi harus hadir pada misa penyembuhan itu dan kami di Cikanyere satu tim mempersiapkan doa khusus untuk papi, usahakan papi hadir”. Pada tanggal 27 Pebruari 2004, Misa penyembuhan dimulai pukul 20.00 dan diadakan di aula St. Ignasius Manado yang cukup besar, bahkan sampai tidak bisa menampung sekian ribu orang yang hadir dari mana-mana. 
Saat misa berlangsung ada puji-pujian, renungan, komuni dan setelah itu ada doa-doa penyembuhan. Pada saat itu romo mulai berdoa dan menyampaikan sabda-sabda, bahwa ada orang yang disembuhkan dari macam-macam penyakit, ada yang sembuh dari kangker payudara, kangker rahim, dan lain-lain. Banyak orang yang dijamah dan disembuhkan Tuhan pada misa tersebut. Saya sendiri belum merasakan apa-apa, kemudian saya terus berdoa memohon kepada Tuhan untuk kesembuhan saya. Apakah saya dapat disembuhkan pada saat ini? Itulah pertanyaan dalam hati saya. Selama sepuluh menit saya tidak merasakan apa-apa, saya mulai kecewa pada Tuhan. Terus terang, sebagai manusia berdosa, saya sadar permohonan saya rasanya tidak dijawab Tuhan. Akan tetapi, perkataan romo di akhir misa: “bagi mereka yang merasa belum disentuh pada saat ini oleh Tuhan, tetaplah bersyukur, sebab kemungkinan dalam proses lama, dalam waktu satu atau dua jam, mungkin perjalanan pulang atau dirumah, akan merasakan kuasa Tuhan”.

Setelah misa itu saya masih menyempatkan diri untuk minta didoakan oleh seorang suster. Saat di doakan antara sadar atau tidak sadar saya merasakan sangat lemas. Setelah didoakan, suster itu mengatakan:”Ya bapak, semoga lekas sembuh dan bapak boleh pulang”. Ketika pulang, saya tidak bisa jalan, lemas sekali, saya merasa sudah tidak semangat lagi dan saya terduduk, sempat terlontar kata ini pada anak saya, yah... usia bapak mungkin sampai di sini saja, karena bapak sudah tidak merasakan apa-apa lagi. Tetapi anak saya berkata, “papi berdoa!, jangan putus asa, ingat papi baru disembuhkan”. Saya sudah pasrah pada Tuhan, terjadilah apa yang dikehendaki Tuhan. Rasanya sangat lemas dan tidak bertenaga sama sekali.

Ketika sampai di rumah, saya langsung tidur. Puji Tuhan, saya bisa tidur enak, sudah tidak merasa sesak di dada lagi, badan terasa ringan, dan dada terasa longgar dan lega. Merasa sudah sembuh saya menghentikan minum obat dokter kemudian lima hari setelah berikutnya, saya periksa ke dokter. Menurut hasil pemeriksaan dokter kadar hemoglobin darah saya sudah turun, sedangkan nilai rujukannya 13,1 dan sekarang sudah menjadi 10. Satu bulan kemudian dokter yang sama memeriksa saya, dan hasilnya sungguh luar biasa dan mukjizat terjadi, karena semuanya menjadi normal kembali, tidak ada masalah lagi pada jantung ataupun darah saya. Luar biasa Tuhan kita, Dia menyembuhkan secara total dan inilah hadiah ulang tahun saya yang ke-64, Yesus memberikan saya hadiah ulang tahun yang luar biasa. Puji Tuhan atas mukjizat-Nya ini.