User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive
 


HATI PENUH SYUKUR ITU MENYEHATKAN KITA

Hati yang penuh syukur itu menyehatkan kita. Kita bersyukur bahwa Allah memberikan yang terbaik untuk kita, bahwa kita mempunyai masa depan yang cerah, bahwa kesulitan-kesulitan akan dapat diatasi. Keyakinan ini memberikan kekuatan, kedamaian dan kegembiraan dalam hati kita, sehingga kita dapat melangkahkan kaki kita dengan ringan dan santai. Kedamaian hati dan ketenangan pikiran inilah yang membuat tubuh kita relaks dan menjauhkan badan kita dan pelbagai macam penyakit. Bukankah antara badan dan jiwa ada suatu kesatuan; dalam jiwa yang sehat terdapat badan yang sehat dan sebaliknya. Jadi hati penuh syukur itu menjauhkan kita dan penyakit psikosomatik yang banyak diderita orang di zaman modem mi seperti: strain, depresi, sulit tidur, maag, sakit kepala, gatalgatal, dll. Amsal 17:22 menyebutkan: “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.”


DI SURGA KITA BERSYUKUR

Bukan hanya kita yang hidup di dunia saja yang bersyukur, penghuni surga pun selalu bersyukur. Dinyatakan dalam Wahyu 4:9: “Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya.” Pekerjaan satu-satunya penghuni surga adalah mencintai, memuliakan, memuji, menyembah dan bersyukur kepada Dia. Dengan perkataan lain bila hati kita yang di dunia ini penuh dengan syukur berarti kita mulai ikut ambil bagian dalam kehidupan surgawi, dan surga itu mulai hadir dalam hidup kita. Bukankah ini suatu hal yang sangat indah bila kita hidup di dunia dengan sikap hati seperti para penghuni surga dan para malaikat. “Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik. Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya” (Mzm. 136:1).


Vincentius Elia CSE

Salah satu penulis di situs carmelia.net
 

 

www.carmelia.net © 2008
Supported by Mediahostnet web hosting