header carmelia 01.jpgheader carmelia 02.jpg

Menjadi Pengikut Kristus

User Rating:  / 2
PoorBest 

     Seseorang tidak menjadi kudus hanya dengan mengenal teori-teori teologi yang tinggi tetapi dia harus mengamalkan prinsip-prinsip dasar dan ajaran Injil dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap pikiran, perkataan dan perbuatan haruslah sesuai dengan Kristus dalam ajaran kebenaran Sabda lnjil-Nya. Perbuatan adalah lebih baik daripada kata-kata. Tingkah laku seorang Kristiani di dalam kehidupan sehari-hari harus mencerminkan keunggulan mutu, terutama dalam kasih.

Amal seberat satu ons adalah lebih baik daripada teori seberat satu ton. Apakah gunanya mengetahui prinsip dan pengetahuan serta ajaran-Nya bila itu tidak diamalkan? Seorang pelajar yang tidak mengamalkan pengetahuannya sama halnya dengan keledai yang mengangkut buku-buku di atas punggungnya. Mempraktekkan sesuatu adalah lebih baik daripada sekedar mengetahui. Suatu teladan adalah lebih balk daripada sekedar mengetahui. Suatu teladan adalah lebih baik daripada sekedar ajaran. Hati yang murni adalah lebih penting untuk memperoleh kemajuan rohani. Aku tidak mengharapkan seorang raja masuk di dalam ruangan yang kotor, jadi bagaimana aku dapat mengharapkan Tuhan untuk masuk dalam hatiku yang kotor, yang masih ada kemarahan, kesombongan, kebencian, egois, kesia-siaan dan lain sebagainya. Semua itu harus dibersihkan supaya aku memperoleh jalan masuk menuju Tuhan. Bila aku ingin memasuki jalan Kristus, aku harus bersedia menyerahkan diri seutuhnya, dan bersedia pula menanggung segala sakit berupa salib bersama-Nya. Tidak ada kemenangan tanpa pengorbanan. Kristus juga telah berkorban bagi kita untuk memperoleh kemenangan, maka bila aku mengalami penderitaan sebagai proses untuk mencapai kemenangan yaitu bahwa Kristus mau memurnikan diriku maka dengan suatu pertobatan aku telah memenangkannya dan memperoleh salib Kristus.

Bagiku mengikuti Kristus adalah mengamalkan Sabda-Nya terutama dalam kehidupan sehari-hari yang nyata dan membawa kehidupan yang membahagiakan dalam persatuan yang erat dengan Sang Kekasih yaitu Kristus.

Hal inilah yangmendorong aku untukselalu ingat akan teladanYesus Kristussendiri. Iadisalibkantanpa alasan dosa, Diayang suci tanpa noda, mau menderita dan
rela berkorban untuk
menyatakan kasih-Nyakepada manusia. Iamengampuni danmendoakan orang-orangyang menyalibkan-Nya.Ia wafat dan bangkit untukmenebus dosa manusia. Dan inilah yang menjadi dasar dan pertobatannya itu.

“Hai kamu anak-anak Kristus, jika kamu ingin bertemu dengan Sang Kekasih, janganlah menyakiti hati orang lain, jika mereka memukulmu janganlah membalas dengan memukul melainkan ciumlah kaki mereka dan berjalanlah pulang untuk menemui Kekasihmu yaitu Yesus Kristus sendiri yang hidup.

Sangat indah yang kualami ini, gesekan dan gosokan membuat aku semakin menyadari bahwa ini semua adalah semata-mata karena kasih Kristus sendiri. Semua sakit dan derita yang kualami menjadikan ajaran bagiku untuk menuju pada pertobatan, kedewasaan dan pemurnian akan panggilanku. Kalau semua salib dan penderitaan menjadikan aku lebih dekat dan bertemu dengan Sang Kekasih yaitu Kristus, maka aku akan selalu rindu untuk mengalaminya.

Aku mau jadi pengikut Kristus, melihat semua teladan hidup-Nya yang sempuma. Semua ajaran dan Sabda-Nya bagiku adalah menjadi kesukaan juga merupakan sumber penghiburanku. Kini Kristus menyatakan padaku bahwa mereka yang telah dipilih oleh-Nya mempunyai fungsi ganda yaitu bahwa di samping sebagai penyebar kabar gembira dan sebagai pewarta Sabda-Nya, juga sekaligus sebagai pelaksananya, sebab Kristus telah memilih mereka semua untuk melaksanakan kehendak Bapa di Surga.

www.carmelia.net © 2008
Supported by Mediahostnet web hosting