header carmelia 01.jpgheader carmelia 02.jpg

Yesus, Sang Penyelamat dalam Kehidupan Kita

User Rating:  / 1
PoorBest 

Dalam Perjanjian Baru dengan jelas Yesus disebut dan diakui sebagai Sang Penyelamat karena Ia membebaskan umat dari dosa (Mat 1:21) dan mendekatkan kembali manusia dengan Allah Bapa (Ibr 7:25). Akan tetapi, gelar Penyelamat memang sangat jarang kita temukan dalam Perjanjian Baru, hanya sesekali saja kita dapat melihat secara tertulis yang mengatakan bahwa Yesus adalah Penyelamat. Memang dari segi kuantitas tidak banyak kita temukan dalam kitab suci sebutan Penyelamat pada diri Yesus. Namun sebutan itu kemudian berkembang dalam Gereja, ketika kenangan akan Yesus dan segala yang dilakukan-Nya itu menimbulkan keyakinan dan iman dalam Gereja bahwa Yesus adalah penyelamat dunia. Tindakan Yesus kerapkali dihubungkan dengan keselamatan ini.  Yesus Sang Penyelamat melakukan berbagai tindakan yang menyelamatkan. Hal ini banyak kita temukan dalam kitab suci yang dapat menjadi contoh-contoh tindakan penyelamatan Yesus itu. Misalnya pada saat Yesus menyelamatkan Petrus yang hampir jatuh tenggelam ketika ia berjalan di atas air, yaitu saat Petrus berteriak “Tuhan selamatkanlah aku.” Di situ Yesus kemudian mengulurkan tangan-Nya dan menarik Petrus ke atas perahu. Apa yang dilakukan Yesus itu merupakan tindakan penyelematan bagi diri Petrus.

Dalam Perjanjian Baru, khususnya dalam Injil, penyelamatan berhubungan erat juga dengan kesembuhan dari penyakit, seperti yang dapat kita lihat dalam kisah seorang perempuan yang sakit pendarahan yang kemudian diselamatkan oleh Yesus karena imannya (lih. Luk 8:43-48). Pada diri perempuan itu Yesus melakukan suatu tindakan penyelamatan, Ia menyembuhkan perempuan itu dari penyakitnya yang telah dideritanya selama 12 tahun. Penyembuhan bagi perempuan itu merupakan suatu penyelamatan yang diberikan oleh Yesus kepadanya dan itu diperolehnya karena iman yang dimiliki oleh perempuan tadi. Tindakan penyelamatan dalam kaitan akan penyembuhan dari sakit dan penderitaan ini juga dapat kita lihat ketika Yesus menyembuhkan seorang buta di Yerikho sehingga ia bisa melihat kembali, juga pada waktu Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira di Kapernaum, ketika Yesus menyembuhkan seorang yang kerasukan setan/roh jahat di Gerasa, Yesus membebaskan dia dari pengaruh roh jahat dan memberikan keselamatan bagi dirinya. Keselamatan yang diberikan oleh Yesus ini berkaitan dengan kesembuhan fisik dan juga penderitaan.

Dalam Injil kita dapat melihat Yesus melakukan beberapa kali tindakan penyelamatan terhadap orang yang sudah meninggal, yaitu ketika Yesus membangkitkan Lazarus atau ketika Dia membangkitkan seorang anak gadis yang sudah meninggal. Mereka ini diselamatkan oleh Yesus dari kematian. Keselamatan yang diberikan oleh Sang Penyelamat kita itu jangkauannya amat luas. Yesus datang karena mau menyelamatkan pendosa, seperti halnya wanita pendosa besar yang diselamatkan oleh Yesus yang akhirnya menjadi pengikut Yesus yang setia. Maria Magdalena adalah contoh seorang pendosa yang telah menerima karunia keselamatan, pengampunan dan pembebasan dari belenggu serta ikatan dosa. Ia dibebaskan dan dijadikan pengikut Kristus yang dikasihi-Nya.

www.carmelia.net © 2008
Supported by Mediahostnet web hosting