User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Berdoa merupakan panggilan dasar orang kristiani. Yesus pun tidak hanya mengajarkan cara berdoa kepada para murid-Nya, tetapi Yesus sendiri memberikan teladan kepada mereka bagaimana menjadi pengikut-Nya—orang kristen—yang sejati. Kerap kali kita jumpai dalam Injil, kisah Yesus sedang berdoa kepada Bapa-Nya. Salah satu kisah tersebut terjadi pada malam sebelum Dia wafat, ketika Yesus mengadakan perjamuan terakhir dengan para murid-Nya. Yesus berdoa kepada Bapa-Nya, “Aku berdoa untuk mereka [para murid]…. Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka” (Yoh 17:9.20). Yesus berdoa untuk kepentingan para murid-Nya dan juga untuk kepentingan kita semua yang menjadi pengikut-Nya.

Kita tahu bahwa Yesus dan Bapa adalah satu. Dan, Bapa pasti mengetahui apa yang diperlukan oleh Yesus sebelum Yesus meminta kepada-Nya (bdk. Mat 6:8). Jadi, mengapa Yesus masih tetap berdoa kepada Bapa-Nya untuk kepentingan kita? Di sini Yesus mau mengajarkan kepada kita suatu bentuk doa yang dinamakan dengan “doa permohonan” atau “doa syafaat”.

Pada edisi kali ini, kita mau bersama-sama melihat dan menggali satu bentuk doa ini, yaitu doa syafaat. Bersama-sama kita akan melihat bagaimana kita menyatukan doa-doa permohonan kita dengan doa Tuhan Yesus bagi kita untuk mencurahkan berkat dan rahmat-Nya pada orang-orang yang kita doakan. Tahun ini juga merupakan tahun iman. Maka, marilah kita melihat pentingnya dan peranan iman di dalam berdoa syafaat.

 

doa syafaat

Doa syafaat atau doa permohonan adalah salah satu bentuk doa lisan yang kita sampaikan kepada Tuhan dengan penuh iman, harapan, dan kasih. Dalam doa ini, kita menyampaikan permohonan-permohonan kita kepada Tuhan, baik untuk kepentingan diri kita sendiri, keluarga kita, teman-teman kita, negara kita, dunia, bahkan untuk orang-orang yang memusuhi dan membenci kita serta orang-orang yang menyakiti hati kita. Jadi, dalam doa ini kita mempersembahkan semua keperluan kita, baik besar maupun kecil, baik keperluan khusus maupun keperluan hidup harian kita, baik untuk kepentingan jangka panjang (keperluan yang tidak terlalu mendesak untuk dipenuhi) maupun kepentingan jangka pendek (keperluan yang mendesak untuk segera dipenuhi).

 

www.carmelia.net © 2008
Supported by Mediahostnet web hosting