Print
Hits: 592
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Hasil gambar untuk blessed virgin mary

MARIA DIKANDUNG TANPA NODA

Maria adalah ciptaan paling luhur melebihi segala ciptaan yang ada di muka bumi ini. Ia begitu kudus, sempurna dan tak bercela. Hati Allah bersukacita karena Maria. Sebab Marialah manusia yang berkenan di hati Allah. Maria disebut wanita yang penuh rahmat (bdk Salam Malaikat Gabriel kepada Maria Luk 1:28, Salam hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai Engkau...) Maria dipersiapkan oleh Allah sendiri menjadi Bunda Allah, sehingga ia dikandung tanpa noda dosa, dari awal ia bebas dari noda dosa asal dan segala dosa yang lain.

Maria sungguh-sungguh dipilih oleh Allah sendiri, dan dikandung tanpa noda dosa dan dilindungi dari segala jenis dosa, guna menyediakan tempat kediaman yang pantas bagi Putera Allah yang akan menjelma menjadi manusia. Anak itu adalah Putera Allah sendiri, Ia sama dengan kita dalam segala hal kecuali dalam hal dosa. Bagaimana mungkin Maria dapat menjadi sarana yang pantas, bagi Roh Kudus dan melahirkan seorang Anak yang tak bernoda, seandainya ia sendiri bercela dan berdosa?

Allah menghendaki agar Yesus menerima dari Maria segala apa yang biasanya diterima seorang anak dari ibunya, tidak hanya badannya, tetapi juga bakat, warisan, perangai dan seluruh hidup kejiwaannya dari ibunya tanpa kecuali. Maka tak boleh ada sesuatu yang perlu ditolak dari Maria. Maria begitu suci sehingga ia dapat memberikan dirinya secara menyeluruh kepada Anaknya.

Maria dipilih Allah Bapa untuk melakukan tugas dalam rencana ilahi, suatu tugas yang erat hubungannya dengan Yesus yang menyelamatkan. (bdk Gal 4:4-5), dikatakan bahwa Allah yang maharahim dan mahabijaksana ingin melaksanakan penebusan dunia, ketika tiba kepenuhan waktu, Ia mengutus Putera-Nya yang dilahirkan oleh seorang wanita, agar manusia yakni kita semua diangkat sebagai putera-puteri Allah.

 

MARIA PENGANTARA KITA PADA YESUS

Maria dihormati secara khusus dalam Gereja Katolik. Kita orang Katolik menaruh hormat dan cinta kepada Maria, sebab Marialah satu-satunya ciptaan yang memiliki keintiman hubungan dengan Yesus. Maria adalah pengantara kita kepada Yesus, Maria sebagai ibu-Nya mempunyai hubungan yang paling mendalam dengan Yesus. Ciri khas Maria adalah membawa kita semakin dekat dengan Puteranya Yesus. Penghormatan kita kepada Maria akan membawa kita lebih dekat dengan Yesus.

Yesus menyerahkan Maria kepada Yohanes (Yoh 19:26-27), ini menjadi lambang bahwa Yesus menunjukkan kepada kita bahwa Maria ibu Yesus, adalah ibu kita juga, ibu rohani kita. Bila kita menghormati dan mencintai Maria, maka Maria akan menerima kita sebagai anaknya yang akan dipelihara, dibimbing, dirawat, dan dihantar menjadi serupa dengan Yesus Anaknya, yakni Yesus. Maria akan mendoakan, melindungi, menolong kita dalam perjuangan hidup ini. Maria secara istimewa dipilih oleh Allah untuk membagikan rahmat-Nya, karena Maria berkenan di hati Allah, maka ia dipercaya oleh Allah untuk menyalurkan rahmat-Nya kepada kita. Maka kalau kita berdoa melalui perantaraan Maria, ia akan membawa permohonan kita ke hadapan Puteranya, dan banyak doa-doa dikabulkan dengan perantaraan Maria. Hal ini masuk akal, sebab umat Katolik seringkali meminta doa para Romo, Suster, Frater, Bruder yang adalah orang-orang berdosa, dan kita orang-orang berdosa juga saling mendoakan, terlebih lagi kalau kita minta doa Bunda Maria yang suci dan juga minta bantuan doa para kudus di surga, hal itu berkenan kepada Allah, dan Allah tidak akan segan-segan memberikan apa yang kita minta bila yang dimohon itu sesuai dengan kehendak-Nya. Dengan menghormati Maria dan para kudus di surga kita memuliakan Allah dan memuji  karya-Nya yang agung dalam diri Bunda Maria dan para kudus di surga.

 

ORANG KATOLIK  MENGHORMATI MARIA BUKAN MENYEMBAHNYA

Maria bukan untuk disembah tetapi untuk dihormati. Yesus sebagai Anak yang baik, pasti mencintai  dan menghormati Maria ibu-Nya. Mana ada anak yang tidak mencintai atau menyayangi ibunya, bila seorang anak tidak menyayangi ibunya tentu itu anak yang tidak normal. Mana ada anak yang suka kalau ibunya dihina, diremehkan dan dicaci maki ? Pastilah anaknya akan sedih dan akan berusaha membela ibunya. Secara manusiawi saja kita akan menghormati ibu kita masing-masing. Apalagi Yesus, kalau Yesus saja menghormati ibu-Nya, maka kita juga harus menghormati Maria ibu Yesus, ibu Penebus dan Penyelamat kita semua.

Gereja Katolik menghormati Maria bukan menyembahnya. Kalau ada orang yang mengatakan bahwa orang Katolik menyembah Maria itu keliru, dan keliru juga kalau kita menyembah Maria, karena itu berarti menyembah berhala, sebab Maria bukan Allah. Allah jauh lebih tinggi dari Maria, sebab Maria hanyalah ciptaan Allah, tetapi ciptaan yang paling mulia. Kita hanya menyembah Allah saja, Allah Tritunggal Mahakudus, Bapa, Putera dan Roh Kudus. Maria juga tahu diri, dia amat rendah hati, ia tidak gila hormat, sehingga mau merebut kedudukan Allah, Maria tidaklah demikian. Maria menyerahkan segala hormat, pujian, kemuliaan hanya bagi Allah Tritunggal Mahakudus. Maria tidak pernah menganggap dirinya sebagai Allah namun sebagai hamba Allah (bdk Kidung Magnificat, Maria menyebut diri hamba Allah, maria memuji Allah, karena Maria ciptaan Allah Luk 1:46-56). Maka jangan takut menghormati Maria, karena Maria sendiri memuji dan menyembah Allah dalam seluruh kehidupannya.

 

MENGAPA ORANG KATOLIK BERDOA MEMAKAI PATUNG MARIA DLL, BUKANKAH ITU PENYEMBAHAN BERHALA?

Patung itu bukan untuk disembah, patung itu hanya sarana yang dapat membantu orang dalam berdoa. Orang-orang seringkali menyimpan foto orang-orang yang kita cintai, misalnya menyimpan foto suami, istri, anak-anak, teman, pacar, dll. Kalau dia berada di tempat yang jauh atau bila dia kangen lalu memandang foto itu, kemudian rasa hati menjadi dekat. Demikian juga hubungan kita dengan Yesus dan Maria, kalau kita memandang gambar Yesus, atau Maria, atau memandang salib, memandang patung Maria atau Yesus, kita terbantu untuk mengenangkan kehadiran Yesus dan juga Maria dalam doa. Sebagai manusia kita butuh simbol-simbol, bunga, salib, lilin, gambar Yesus, patung Maria. Gereja Katolik kaya akan simbol-simbol, karena manusia membutuhkannya. Simbol/lambang/tanda, dimaksudkan untuk membantu manusia untuk menghayati imannya kepada Yesus dan relasinya kepada Maria.

 

APA YANG ISTIMEWA DARI MARIA SEHINGGA KITA MAU MENELADANINYA

Maria selalu taat kepada kehendak Bapa

Maria selalu berkata ya...kepada kehendak Allah. Kehendak Allah menjadi pedoman hidupnya. Itulah yang menjadikan dia kudus. Semboyannya yang terkenal “Aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataan-Mu (Luk 1:38). Kehendak Allah itu bisa suatu hal yang menyenangkan, tidak menyenangkan, bisa dimengerti dan yang tak dapat dimengerti, dalam hal kecil maupun dalam hal besar, seluruh hidup ini akan menjadi berarti dan berkenan di hadapan Allah kalau kita menerima apa saja yang Tuhan kehendaki terjadi atas hidup kita dengan rela dan penuh cinta. Hidup untuk menyenangkan hati Allah, biarlah segala kehendak Tuhan terjadi atasku, asal Tuhan senang.

 

Maria tekun merenungkan sabda Allah, wanita kontemplatif, selalu memandang kepada Allah, dan mencari wajah Allah dalam hidupnya.

Yesus secara tidak langsung memuji ibu-Nya yang selalu merenungkan Firman Allah dan memeliharanya dan melaksanakannya dalam hidupnya. Dalam Luk 11:27-28. Berbahagialah ibu yang mengandung dan susu yang telah menyusui Engkau, yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya. Maria orang kontemplatif yang selalu menyimpan segala perkara dalam hatinya, merenungkan apa pesan Allah di balik semua peristiwa hidup yang dialaminya, berusaha menemukan kehadiran Allah di balik segala peristiwa hidup yang terjadi.

 

Maria teladan orang beriman

Iman Maria sangat besar, ia percaya kepada Allah dalam segala hal, mengandalkan Allah dalam kehidupannya. Bagi Allah tiada yang mustahil, segalanya mungkin. Walau gelap, walau tak masuk akal, walau tak mengerti, walau sulit, namun tetap percaya kepada Allah. Biasanya hal ini terjadi dalam hidup manusia. Kalau mengalami kesulitan besar, musibah, penderitaan, tragedi, penyakit yang tak tersembuhkan, pencobaan, masihkah kita percaya kepada kebaikan Allah dan pertolongan Allah seperti Maria, mintalah tambahan iman kalau kita seringkali bimbang dan ragu-ragu, putus asa, karena kita tak punya iman. Maka kita meneladan Maria yang pasrah, menyerah kepada Allah, bagi Allah tiada yang mustahil. Kalau kita berani percaya kepada Allah maka kita akan menyaksikan karya agung Tuhan dalam hidup kita, kita akan melihat mukzijat-mukzijat Allah setiap waktu, dalam hal-hal kecil dan besar setiap hari, maka hati kita akan penuh syukur, gembira dan selalu dapat memuji Allah dalam segala keadaan (bdk 1 Tes 5:16-18). Seperti Maria yang selalu memuji Allah dalam kidung Magnificat.

 

MARIA SEDERHANA, TERSEMBUNYI, TETAPI PENUH CINTA

Maria menghayati hidupnya dengan sederhana, tetapi penuh cinta kepada Allah dan sesama. Maria tak pernah berkotbah, atau keliling dunia, tak pernah membuat mujizat, tetapi ia lebih besar dari para rasul, para malaikat, para kudus, karena cintanya yang besar dari pada para rasul, para malaikat, para kudus, karena cintaya yang besar kepada Allah. Menghayati hidup yang tersembunyi di Nasareth sebagai ibu rumah tangga dengan penuh cinta dan tanggungjawab. Hidup saleh karena hidupnya dipersembahkan kepada Allah, demi cinta kepada Allah. Maria punya tongkat wasiat yaitu cintakasih. Segala yang disentuh dengan cinta akan menjadi harta surgawi, seperti St. Theresia Lisieux yang meneladani hidup Maria, melakukan segalanya demi cinta kepada Allah.

Maria peka kepada kebutuhan sesama (Maria mengunjungi Elisabeth : Maria membawa damai dan kegembiraan bagi orang lain, dan menolong sesama yang membutuhkan, dalam perjamuan di Kana pengantin kehabisan anggur, Maria mengambil inisiatif, mengatakan hal itu kepada Yesus, dan Yesus bertindak merubah air menjadi anggur). Kita juga mau meneladan Maria yang penuh cinta kepada Tuhan dan sesama.

 

MARIA TERBUKA TERHADAP ROH KUDUS  

Allah Roh Kudus mempunyai sifat : menghibur, menolong, membersihkan yang berdosa, menguatkan yang lemah, menyembuhkan yang sakit, meluruskan yang sesat, mengobarkan semangat, memperbaharui, membawa pertobatan, mengajak orang dekat kepada Allah, memuji, berdoa, bersyukur kepada Allah. Kedekatan kita kepada Maria akan membawa kita semakin terbuka kepada Roh Kudus, Maria akan mengajar kita untuk selalu hidup dalam bimbingan Roh Kudus karena Maria sendiri adalah mempelai Allah Roh Kudus, Maria dipenuhi oleh Roh Kudus. Roh Kudus akan membuat kita mengalami kasih Allah terus menerus dan mewartakannya kepada orang lain, membawa keselamatan bagi orang lain seperti Maria. Maria selalu bersatu dengan Allah dan membawa kabar sukacita bagi seluruh dunia, maka kita perlu berdoa, menghormati, mencintai Maria, meneladan Dia, agar Maria membawa kita kepada kesempurnaan seperti Puteranya Yesus.

 

Pesan Maria di Lourdes, fatima, Mejogorje, mengajak kita :

  1. Berdoa untuk pertobatan orang-orang berdosa
  2. Memberi silih bagi dosa dunia dan dosa diri sendiri
  3. Berdoa bagi kesucian para imam, biarawan-biarawati, dan kekudusan dalam keluarga-keluarga
  4. Dosa dunia telah nyata yakni : perselisihan, kebencian, pertikaian, peperangan, penyembahan berhala, ateisme, materialisme, hedonisme, sekularisme, kejahatan seksual, perselingkuhan, kekerasan, pembunuhan, sadisme, aborsi, bunuh diri, tidak adanya damai dalam keluarga, lingkungan, masyarakat karena dosa-dosa yang merajalela.

 

Maria mengajak kita untuk bertobat dan mempersembahkan silih bagi dosa kita dan dosa dunia dengan jalan :

  1. Mempersembahkan tugas harian dengan segenap hati dan cintakasih untuk perbaikan dunia
  2. Merayakan ekaristi tiap hari, bila memungkinkan
  3. Menerima sakramen tobat secara teratur
  4. Doa rosario tiap hari 

 

Bila kita berbeban berat, kita dapat datang kepada Maria agar Maria mendoakan kita kepada Allah. Ada syair bagus dari seorang kudus :

  1. Bila angin godaan bertiup, jika engkau menabrak batu karang pencobaan, berserulah kepada Maria, ia akan mendoakanmu
  2. Jika engkau hanyut karena gelombang kesombongan, ombak gila hormat, fitnah, atau dengki berserulah kepada Maria, ia akan mendoakanmu
  3. Jika kemarahan, kelobaan atau keinginan daging mengancam jiwamu, ingatlah akan Maria, dia akan mendoakanmu
  4. Jika engkau cemas karena besarlah kejahatanmu, atau malu karena buruk suara hatimu, berserulah kepada Maria.
  5. Jika darahmu membeku karena ingat akan hari penghakiman terakhir, berserulah kepada Maria, ia akan mendoakanmu
  6. Jika engkau tenggelam dalam rawa kemuraman dan jurang keputusasaan ingatlah akan Maria, ia akan mendoakanmu
  7. Dalam segala bahaya, dalam segala kecemasan, dan keragu-raguan ingatlah akan Maria

 

Janganlah engkau jauh dari Maria, jika ingin memperoleh bantuan doanya, jangan lalai mengikuti teladan hidupnya, jika engkau mengikuti dia, engkau tak akan menyimpang, jika engkau berseru kepadanya engkau tak akan putus asa, jika engkau ingat dia, engkau tak akan tersesat, Maria Bunda Allah  doakanlah kami semua orang berdosa ini kepada Yesus Puteramu