Print
Hits: 3687

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

 

Saudara-saudari terkasih,

Dalam melanjutkan katekese kita mengenai Kredo, sekarang kita merenungkan pasal mengenai kedatangan Kristus yang kedua kali: “Ia akan datang kembali dalam kemuliaan, untuk mengadili orang yang hidup dan mati”. Sama seperti halnya sejarah manusia dimulai dengan penciptaan pria dan wanita dalam citra Allah, demikian juga sejarah akan berakhir dengan kembalinya Kristus dan pengadilan terakhir. Perumpamaan-perumpamaan yang digunakan oleh Yesus membantu kita untuk memahami tanggung jawab kita di hadapan Allah dan sesama di zaman sekarang ini. Perumpamaan gadis-gadis yang bijaksana dan bodoh mengingatkan kita bahwa kita harus siap secara rohani untuk bertemu Tuhan saat Ia datang. Perumpamaan mengenai talenta menekankan tanggung jawab kita untuk menggunakan karunia Allah secara bijak dan menjadikan karunia-karunia itu menghasilkan buah yang melimpah. Di sini saya hendak meminta kepada banyak orang muda yang hadir untuk bermurah hati dengan talenta yang Tuhan berikan kepada mereka bagi kebaikan sesama, Gereja dan dunia kita. Akhirnya, perumpamaan mengenai penghakiman terakhir mengingatkan kita, bahwa pada akhirnya, kita akan diadili berdasarkan cinta kita kepada sesama dan teristimewa kepada mereka yang membutuhkan. Melalui perumpamaan-perumpamaan ini, Tuhan mengajar kita untuk menantikan kedatangan-Nya dengan gentar namun juga dengan kepercayaan yang penuh, selalu berjaga-jaga untuk tanda-tanda kehadiran-Nya dan setia dalam doa, kerja dan cinta kasih, sehingga saat Ia datang Ia mendapati kita sebagai hamba-Nya yang baik dan setia.

Dengan senang hati saya menyapa para peziarah Vietnam dari Keuskupan Agung Kota Ho Chi Minh, yang dipimpin oleh Kardinal Jean-Baptiste Pham Minh Man. Saya juga menyapa kelompok para Bruder Marist yang ambil bagian dalam program reuni spiritual. Dengan hangat saya juga menyambut para pengunjung dari Kolose Muslim Cambridge di Inggris. Dan saya memohonkan sukacita dan damai Tuhan yang bangkit bagi semua pengunjung berbahasa Inggris yang hadir pada audiensi hari ini, termasuk mereka yang berasal dari Inggris, Irlandia, Norwegia, Australia, Korea Selatan dan Amerika Serikat.